Thursday, October 19, 2006

serak sedih untuk sahabatku

pengorbanan tuts keyboard

sekali lagi gw bakalan melampiaskan ini ke tuts ini

sejak 29 september yang lalu,
ketika keputusan yang aku anggap terbesar untuk memegang sebuah amanah
berkompromi dengan hatiku dan Tuhanku..
dan saat aku memutuskan mengikhlaskannya

emang enak bgt kalo semuanya di bawa ikhlas...

detik2 ketegangan, kebingungan, dalam Kesendirian...
menangis di depan kedua SOBAt n DPO ku....
tapi saat itu juga lepas semua bebanku
dan aku bisa menatap lebih jernih semuanya

terlewat namun tetap harus dijalani dan dinikmati hingga setahun ke depan

kata seseorang dari seseorang...
"Pemimpin harus siap sendiri"
gw baru taw...


tapi amanah ini bukanlah milikku sendiri... (that's my princip!!!)

beberapa saat kemudian,,
sejenak kutinggalkan,,
dan aku sedikit demi sedikit kehilangan
benda2 kecilku tersayang....
(eg: HP flexi, File2 dr jaman jebot di compi)

asli,,, gw cape bgts!!

satu hal gw paling takut kehilangan yang satu ini...
kehilangan sahabat...

2 comments:

Uchie said...

setiap kita adalah satu dan sendiri diciptakan didunia..setiap kita adalah pemimpin bagi kita sendiri..organisasi adalah alat untuk menghargai kesendirian kita dan "kesendirian" tiap individu lain..salam..sukses dengan dunia kepenelitiannya..salam

muhammad kasman said...

sahabat tidak akan meninggalkanmu... kalau dia pergi juga, maka dia bukan lagi sahabatmu...
hik..hik..hik.. salam kenal ya..

eh...
tulisan2 kamu sedikit narsis deh
jangan tersinggung lho...

salam kenal...